Merekonstruksi Pemikiran Kewarganegaraan 'Lintas Generasi': Karya Kolaboratif Dosen S3 PKn UNY dalam Bingkai Historis hingga Era Digital

Yogyakarta – Tim dosen dari Departemen Pendidikan Kewarganegaraan, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang terdiri atas Prof. Dr. Sunarso, M.Si., Dr. Yayuk Hidayah, M.Pd., dan Muhammad Fikri Alvinca, S.Pd., M.Pd., berhasil menerbitkan karya kolaboratif berjudul “Paradigma Pendidikan Kewarganegaraan (Perspektif Historis Menuju Era Digital)”. Buku ini menjadi wujud nyata kontribusi akademik dosen PKn UNY dalam memperkaya literatur pendidikan kewarganegaraan di Indonesia.

Dalam buku ini, para penulis menghadirkan gagasan mendalam mengenai evolusi dan arah baru pendidikan kewarganegaraan di tengah tantangan era digital. Melalui pendekatan historis dan reflektif, karya ini menelusuri perkembangan paradigma PKn dari masa ke masa—mulai dari akar filosofis dan nilai-nilai Pancasila hingga pada adaptasi konsep kewargaan digital yang menuntut kompetensi baru bagi warga negara abad ke-21.

Muhammad Fikri Alvinca, S.Pd., M.Pd., selaku penulis generasi muda dalam tim ini, menekankan bahwa keterlibatan akademisi lintas generasi menjadi kekuatan tersendiri dalam menyusun perspektif komprehensif. “Kami berupaya menyatukan pandangan historis dan futuristik agar pendidikan kewarganegaraan tidak hanya menjadi mata pelajaran normatif, tetapi juga praksis transformatif,” ungkapnya.

Diharapkan, buku “Paradigma Pendidikan Kewarganegaraan (Perspektif Historis Menuju Era Digital)” dapat menjadi rujukan penting bagi pendidik, mahasiswa, dan peneliti dalam memahami sekaligus mengembangkan pendidikan kewarganegaraan yang berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan namun adaptif terhadap perubahan zaman.